Profil Singkat Pondok Pesantren Tanwirul Ulum

Adalah seorang pemuda perantauan bernama Masyhur, sekitar tahun 1894 M. membuka lahan di daerah Umbulsari, masa tampak begitu suram, sedikit cahaya yang menerangi hati penduduk desa Umbulsari kala itu. Budaya, moral dan segala macam kejahatan memberi warna kelabu di desa itu. Budaya masyarakat yang kurang mengenal ajaran Islam itu menjadi keprihatinan putra pertama KH. Zainul Abidin (pendiri Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo) ini. Bermula dari keprihatinan itu Masyhur atau lebih dikenal KH. Masyhuri mendirikan sebuah Musholla dan setelah proses akulturasi dengan masyarakat setempat barulah didirikan Majlis Ta’lim. Majlis Ta’lim diawali dengan pemberian pemahaman ajaran Islam sehari-hari. Dalam menjalankan kegiatan Majlis Ta’limnya KH. Masyhuri dibantu oleh putra sulungnya, KH. Dasuki Syamsul Arifin. Pada saat itu santri tidak banyak yang mukim. Hingga ahirnya sekitar tahun 1969 M, KH. Munawwar Saifur Rijal putra KH. Dasuki Samsul Arifin pulang dari menuntut ilmu di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Lumajang, melakukan pembenahan fisik yaitu mempeluas bangunan Musholla cikal bakal Masjid Al-Barokah dan asrama yang dirintis ayah dan kakeknya. Karena mengalami perkembangan yang cukup pesat pada tahun 1971 M. didirikan Madrasah Diniyah Tanwirul Ulum. Setelah KH. Munawwar Saifur Rijal wafat pada tahun 1990 M. Pondok Pesantren Tanwirul Ulum diasuh oleh KH. Muslim Abdul Ghofur (menantu KH. Munawwar) yang wafat pada tahun 1995 M. dan saat ini Pondok Pesantren Tanwirul Ulum di asuh oleh Majlis Pengasuh yaitu Putra dan menantu KH. Munawwar Dasuki, KH. Badri Munawwar, Drs. KH. Yusuf As’ary Rohmatullah, KH. Fathurrozi Yasin, KH. Nurulhuda. Dan santri yang belajar di Pondok Pesantren Tanwirul Ulum saat ini tidak kurang dari 209 santri putra dan santri putri. Setelah terdaftar didepartemen Agama Republik Indonesia, Nomor : Mm.23 / 05.00 / P.00.7 / 1171 / 2002. Majlis Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Ulum mendidrikan Yayasan yang bergerak dibidang Pendidikan dan Sosial yaitu Yayasan Pendidikan dan Sosial Tanwirul Ulum Akte notaris, Badiah, SH. No. 03, 22 Oktober 2008. Yayasan Tanwirul Ulum yang berdiri diatas lahan sekitar 2 HA. ini membawahi beberapa lembaga Pendidikan dan Sosial serta lembaga pendukung diantaranya, Madrasah Diniyah (MADIN) Tanwirul Ulum, Lembaga Pendidikan Tahfidh,Al-Qur’an (LPTQ) Tanwirul Ulum, Lembaga Bahsul Masa’il (FORDIS) Tanwirul Ulum, Lembaga Seni dan Budaya (LSB) Tanwirul Ulum, Jam’iyah Da`wah Subbanul Ma’had (JSM) Tanwirul Ulum, Majlis Silaturrohim Alumni Tanwirul Ulum (MASWIR), PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Tanwirul Ulum, SMP Plus Tanwirul Ulum, Lembaga Pengembangan Bahasa Arab dan Asing (LPBAA) Tanwirul Ulum, Perpustakaan Al- Munawwar, Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3) Tanwirul Ulum yang bergerak dibidang Agribisnis dan perikanan serta dua Unit Koperasi untuk memenuhi kebutuhan santri.

0 komentar:
Posting Komentar